PETERPAN “Kupu-kupu Malam”
Ada yang benci dirinya
Ada yang butuh dirinya
Ada yang berlutut mencintanya
Ada pula yang kejam menyiksa dirinya
Ini hidup wanita si kupu-kup malam
Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga
Bibir senyum kata halus merayu memanjang
Kepad setiap meraka yang datang
Dosakah yang dia kerjakan
Sucikah mereka yang datang
Kadang dia tersenyum dalam tangis
Kadang dia menangis di dalam senyuman
Reff: Oh apa yang terjadi, terjadilah
Yang dia tauh tuhan penyayang umatnya
Oh apa yang terjadi, terjadilah
Yang diat tauh hanyalah menyambung nyawa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar